Faktor yang Mempengaruhi Harga Sewa Bus

Buat Anda yang mungkin belum tahu mengenai beberapa faktor yang mempengaruhi harga sewa bus pariwisata, berikut ini akan Lidya Trans Holiday jelaskan secara detail. Banyak faktor yang membuat harga sewa bus pariwisata jadi mahal atau murah.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Sewa Bus Pariwisata

Sebagai calon penyewa, sebaiknya Anda mengetahui, kenapa harga sewa bus pariwisata bisa jadi lebih mahal? dan kenapa bisa menjadi murah? Mengapa harganya tidak disamakan saja biar lebih mudah dan lebih enak? berikut kami jelaskan sedikit.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Sewa Bus Pariwisata
Faktor yang Mempengaruhi Harga Sewa Bus

1. Tanggal Keberangkatan

Kapan tanggal Anda berangkat bersama rombongan? ini adalah salah satu Faktor yang Mempengaruhi Harga Sewa Bus paling utama, mahal atau murahnya harga sewa bus pariwisata akan menyesuaikan juga dengan tanggal keberangkatan.

Contoh: Anda menyewa bus pariwisata pada saat weekend tujuan keluar kota harganya Rp 4.0000.000,- perhari. Sedangkan pada hari-hari biasa seperti senin-kamis (diluar tanggal merah) harganya Rp 3.800.000,- perharinya.

Kenapa bisa begitu? mudah saja, karena permintaan lebih tinggi daripada ketersediaan bus pariwisata. Dan, dari tanggal-tanggal merah lah PO Bus bisa mengambil keuntungan, karena pasti akan tersewa, dan yang berminat untuk menyewa sangat banyak.

Misalkan: 1 PO Bus memiliki 20 armada bus pariwisata SHD, dalam 1 kota hanya ada 10 PO Bus yang memiliki bus pariwisata SHD. Sedangkan, calon penyewa bus SHD pada tanggal merah ada 500 Panitia/Travel Agent.

Misal, dalam 1 kota hanya tersedia total 20 armada x 10 PO = 200 unit bus SHD, sedangkan peminat pada tanggal merah ada 500? disinilah harga menjadi mahal. Walaupun disewakan perhari Rp 5.000.000,- pun pasti akan laku, karena peminat lebih banyak daripada ketersediaan armada bus pariwisata.

Bukan hanya sekedar tanggal merah, harga sewa bus pariwisata akan lebih melambung lagi pada waktu hari besar seperti tahun baru, liburan sekolah, Idul Fitri, dll. Karena peminatnya lebih banyak, dan pasti akan terpakai semua bus pariwisata yang ada.

2. Jarak Tempuh / Tujuan

Jarak tempuh juga akan mempengaruhi harga, karena semakin jauh tujuan, konsumsi bahan bakar juga semakin banyak. Ini adalah hal yang sangat wajar, jika tidak begitu, tentu saja yang rugi adalah PO Bus.

Contoh: Anda menyewa bus pariwisata SHD dari Surabaya ke Tulungagung selama 1 hari akan terkena biaya Rp 4.500.000,-. Padahal, harga sewa bus pariwisata SHD keluar kota Surabaya seharusnya perhari hanya R 4.000.000,-.

Kenapa bisa jadi lebih mahal Rp 500.000,-? Anggaplah itu untuk membeli Solar (bahan bakar minyak)

Kecuali: Anda menyewa bus SHD dari Surabaya ke Tulungagung selama 2 hari. Disitu, harga Rp 4.000.000,- perhari akan berlaku. Jadi, jika Anda sewa bus dari Surabaya ke Tulungagung selama 2 hari, total harganya akan Rp 8.000.000,-.

Ini sangat adil untuk tujuan yang jaraknya jauh, standartnya memang diberlakukan minimal sewa bus. Misal, Anda sewa bus pariwisata dari Surabaya ke Yogyakarta, tentu saja tidak bisa jika hanya menyewa 1 hari saja, Anda diwajibkan menyewa selama 2 hari.

3. Jenis Bus Pariwisata

Untuk yang satu ini sudah sangat jelas, tidak mungkin bus pariwisata mini/Medium harga sewanya akan sama dengan bus pariwisata SHD. Tentu saja akan berbeda cukup jauh, karena fasilitasnya juga berbeda.

4. Usia Bus Pariwisata

Usia bus juga mempengaruhi harga sewa, dikatakan bus terbaru jika usianya masih belum lebih dari 5 tahun. Jika sudah lebih dari 5 tahun biasanya harga sewa akan turun sedikit.

Apabila Bus Pariwisata usianya sudah lebih dari 10 tahun, harga sewanya akan turun lebih banyak. Ini sangat wajar, karena bus keluaran terbaru pasti fasilitasnya jauh lebih baik daripada bus pariwisata tua.

Bahkan, bus pariwisata tua yang dimodifikasi seperti baru, kenyamanannya akan jauh berbeda dengan bus pariwisata keluaran terbaru.

Misal: Bus pariwisata mesin keluaran tahun 2005, tapi di modifikasi seperti bus SHD/HDD/HD Setra terbaru. Memang, dari segi penampilan tampak bagus, tapi kenyamanannya sangat jauh berbeda.

Kenapa? bus tua di modif baru, pasti suspensi nya keluaran lama, sudah terlalu sering digunakan, tingkat kerusakan tinggi, tingkat keamanan lebih rendah, resiko mesin mogok ditengah jalan, dan banyak lagi minus-minusnya. Anda harus benar-benar memahami ini, barang semakin digunakan akan semakin rusak, begitu juga dengan bus.

Sedangkan: Bus pariwisata keluaran terbaru, semuanya baru, masih jarang digunakan, tingkat keamanan lebih tinggi, suspensi masih empuk dan nyaman, mesin lebih muda pasti tingkat kerusakan ditengah jalan sangat minim (hampir tidak ada).

Karena itu, tanyakan kepada pihak penyewa, bus pariwisata yang disewakan itu tahun berapa? jika masih belum lebih dari 5 tahun, berarti masih bagus, terbaru, dan sangat layak untuk digunakan.

Apakah bus yang usianya sudah lebih dari 5 tahun itu tidak nyaman? Mengenai hal ini, selera masing-masing penyewa pasti berbeda, dan tingkat kenyamanan setiap orang berbeda-beda. Biaya yang dimiliki setiap orang juga berbeda-beda, sesuai dengan budget dan selera masing-masing.

Kebutuhan dan keinginan setiap orang tidak sama, bukan berarti bus pariwisata yang usianya sudah tua itu tidak nyaman. Tapi, semua akan kembali pada diri Anda sendiri sebagai penyewa bus pariwisata.

5. Fasilitas Bus Pariwisata

Walaupun sama-sama bus SHD Jetbus 2+, setiap PO biasanya fasilitas akan berbeda, interior berbeda, walaupun perbedaan memang tidak terlihat terlalu jauh. Fasilitas bus pastinya menjadi pengaruh harga sewa jadi mahal atau murah.

Selain itu, terkadang merek mesin juga menjadi pembeda harga, misal merek MercedesBenz SHD harga sewa keluar kota perhari Rp 4 200.000,- sedangkan Hino SHD harga sewa keluar kota perhari Rp 4.000.000,-, lalu Scania SHD Rp 4.500.000,-, Kemudian Mercy SHD perhari Rp 4.100.000,-.

Sama-sama SHD, tapi harga sewa berbeda karena merek mesin bus berbeda. Padahal, merek mesin bus yang harga sewanya lebih mahal belum tentu interior nya lebih bagus dari bus yang harga sewanya lebih murah.

Terkadang, di beberapa PO, harga yang diberikan adalah sama saja. Namun, tentunya berbeda PO akan berbeda pula kebijakannya. Dan, pastinya juga akan berbeda harga penawaran dan minimal negosiasi yang diberikan.

Contoh: Hino SHD punya interior yang mewah, namun harga sewanya lebih murah dibandingkan MercedesBenz yang interior nya standart saja. Kenapa bisa begitu? ya karena beda mesin. Apakah harga bus nya berbeda? sebenarnya harga bus nya tidak terlalu jauh berbeda.

Contoh: Hino SHD seharga 2M sudah dapat Bus pariwisata yang mewah luar dan dalam, interior sangat mewah, dan semuanya bagus luar dan dalam. Sedangkan, MercedesBenz seharga 2.2M hanya memiliki interior standart bus SHD saja.

Sebenarnya, apapun merek mesin bus pariwisata SHD, kurang lebih kenyamanannya sama saja. Asalkan, bus pariwisata tersebut adalah keluaran yang terbaru yang usianya belum lebih dari 5 tahun.

NB: Harga yang tertera diatas hanyalah ilustrasi saja, dan hanya sebagai contoh / gambaran.


Sekian.

Kami rasa sekian dulu, akan ditambah jika ada Faktor yang Mempengaruhi Harga Sewa Bus lainnya yang menyangkut murah atau mahalnya. Akan dikurangi apabila ada kesalahan dalam penulisan yang ada diatas.

Anda dapat membaca halaman FAQ yang telah kami sediakan sebelum bertanya-tanya kepada Lidya Trans Holiday. Pada halaman tersebut telah kami jawab dan jelaskan, beberapa pertanyaan yang paling sering di ajukan oleh calon penyewa dalam proses negosiasi.

Informasi tentang kami, Lidya Trans Holiday terdapat pada halaman About.

Anda dapat menghubungi kami jika ingin mencari bus dengan harga sewa yang murah, harga yang kami berikan sama dengan yang diberikan oleh PO bus kepada customer.